Usai Ciuman Dengan Bibir Lucinta Luna, Kevin Hillers Merasa Dijebak Dan Mengaku Korban

Beberapa hari terakhir, warganet sedang ramai membicarakan sosok Lucinta Luna. Penyebabnya, si penyanyi dangdut tersebut sedang diterpa isu miring. Banyak pihak yang beranggapan bahwa Lucinta Luna adalah seorang transgender.

Rupanya, tidak hanya sosok Lucinta Luna saja yang menjadi buah bibir publik. Orang-orang terkedatnya pun juga ikut menjadi bahan pembicaraan. Salah satunya adalah pria yang diisukan sedang dekat dengannya, Kevin Hillers. Buktinya nama Kevin Hillers dalam daftar trending mesin pencarian Google.

Apalagi, beberapa hari terakhir tersebar video mesra antara Kevin Hillers dengan Lucinta Luna. Dalam video tersebut, terlihat sosok Kevin Hillers dan Lucinta Luna sedang berciuman mesra. Akhirnya, video itu pun jadi viral dan diperbincangkan warganet, khususnya pengguna Instagram.

Tak mau masalahnya semakin berlarut, Kevin Hillers akhirnya mengunggah video klarifikasi.

Video klarifikasi tersebut dia unggah di akun Instagram pribadinya, @kevin_hilers pada hari Selasa (18/4/2018) lalu. “KLARIFIKASI” tulisnya singkat dalam caption video.

KLARIFIKASI

A post shared by @ kevin_hilers on

Dalam klarifikasinya, Kevin Hillers mengatakan bahwa dirinya tak tahu kalau aksi tersebut terekam kamera. Kevin HIllers merasa terjebak saat video itu tersebar di media sosial. “Saya korban. Saya tidak tahu apa-apa dan saya terjebak dan saya tidak tahu apa-apa dan saya tidak mau bilang siapa yang membuat video tersebut tapi bisa menjadi sebuah bukti,” ungkapnya.

Lalu, Kevin Hillers mengingatkan pada semua orang yang menonton videonya bahwa penyebaran konten porno seperti video ciumannya dengan Lucinta Luna itu bisa terkena jerat hukum. Dia juga memperingatkan pada sang perekam untuk bersiap-siap menerima hukuman.

Pasalnya, si perekam telah mengabadikan dirinya bersama Lucinta Luna tanpa izin. Terlebih, video itu mengandung konten pornografi.

“Saya mau ingetin kepada siapapun yang menyebarkan konten pornografi itu ada undang-undangnya. Akan terkena hukuman. Terutama siapa yang membuat video porno tersebut,” ungkap Kevin. “Mengcreate sebuah video jadi kita tidak berbicara siapa yang menyebarkan tapi siapa yang membuat siapa yang mengcreate siapa yang merekam semua itu ada hukumnya, ada undang-undangnya,” imbuhnya.

Dirinya kemudian mengingatkan tentang kasus yang terjadi beberapa tahun yang lalu. “Kemarin seorang penyanyi terkenal dia tidak menyebarkan video tersebut karena itu video pribadi privat, apapun alasannya dia tidak menyebar tapi dia yang membuat konten, yang membuat yang mengcreate akan terkena hukumnya undang-undangnya dan pastinya akan masuk penjara,” jelasnya.

Facebook Comments