Jual Telur Untung Rp 7,9 miliar, Wanita Bogor Ini Kemudian Ditangkap Polisi

Niat awalnya menjual ayam negeri kepada beberapa distributor namun ibu asal bogor ini akhirnya malah mendekam di penjara. Berinisial SP, ia ditangkap lantar telat menipu dan menggelapkan uang pelanggannya sebesar Rp 7,9 miliar.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kompol Didik Purwanto menjelaskan SP melakukan penipuan dengan cara menawarkan harga telur di bawah pasaran. Dengan modus tersebut, sejumlah suplier dan distributor merasa percaya untuk berinvestasi. Korbannya tak sedikit, Kompol Didik menyebut ada 13 orang di wilayah Kota Bogor dan Jabodetabek yang telah terbuai tipu daya SP.

“Modusnya adalah seakan akan dia menjadi suplier telur ayam negeri, dia membeli dari suplier dengan nilai harga normal kemudian dia menjual lagi kepada distributor dengan nilai di bawah pasar sehingga menimbulkan ketertarikan dari para distributor,” katanya di Mako Polresta Bogor Kota Jalan KS Tubun, Rabu (25/4/2018)

Didik menambahkan telur yang dibeli SP dengan harga Rp 23 ribu dijual dengan harga Rp 21 ribu kepada korbannya. Namun dengan syarat pembeli harus menyetorkan uang karena SP beralasan telur tersebut harus dipesan terlebih dahulu. Tapi pada kenyataannya setelah menyetorkan duit kepada SP para korban tidak menerima telur yang dijanjikan.

“Iya misalkan beli Rp 1 miliar untuk beberapa telur, tapi dia hanya berikan setengah dari harga yang sudah disepakati, terus uangnya diputar lagi sama SP hingga akhirnya dia tidak bisa menutupi itu,” ujarnya.

Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan dan penelusuran aset milik SP. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti dokumen dan kuitansi serta buku rekap telur.

“Kami dari pihak penyidik terus melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mencari korban yang lain dan mengumpulkan bukti yang ada, Pasal yang kita kenakan adalah 372, 378, dan 379a,” ujarnya.

Facebook Comments